Kamis, 11 Oktober 2012

Manfaat Buah Matoa..

Buah matoa , buah khas dari daerah Papua kini mulai menjadi kegemaran banyak orang. Rasanya yang manis, legit dan sedikit aroma durian yang tercium saat menyantapnya membuat banyak orang menyukai nya. Penampilannya yang perpaduan antara kelengkeng dan rambutan itu pun menjadi daya tarik tersendiri.
Selain cita rasanya yang enak tersebut, tentunya buah matoa juga memiliki beberapa manfaat. Manfaat buah matoa didapat dari kandungan nutrisi nya misalnya Vit C yang terkandung didalamnya yang bermanfaat sebagai antioksidan, baik untuk kesehatan kulit dan kesehatan secara menyeluruh. Kandungan gula buah dan air yang terkandung dalam buah matoa juga merupakan zat nutrisi yang dapat kita manfaatkan.

Semoga bermanfaat.
sumber:http://berandawanita.com/info-wanita/manfaat-buah-matoa/ 

Mengenal Buah Matoa Lebih Dekat

Matoa (Pometia pinnata) merupakan tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian.
Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).
Di Papua dikenal 2 (dua) jenis matoa, yaitu Matoa Kelapa dan Matoa Papeda. Ciri yang membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buahnya, Matoa Kelapa dicirikan oleh daging buah yang kenyal dan nglotok seperti rambutan aceh, diameter buah 2,2-2,9 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm. Sedangkan Matoa Papeda dicirikan oleh daging buahnya yang agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0 cm. Dilihat dari jenis warna buahnya, baik Matoa Kelapa mapun Matoa Papeda dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu matoa merah, kuning, dan hijau. Ciri pembeda tersebut sebagaimana disajikan pada tabel berikut:
 

Jenis
Parameter Pembeda
Warna Kulit Buah
Daun
Warna Bunga
Matoa Hijau
Hijau
Lebar, tebal, hijau tua
Coklat
Matoa Kuning
Kuning
Memanjang, kurang tebal, hijau muda
Kuning
Matoa Merah
Merah
Agak bulat/oval, tipis, hijau kekuningan
Coklat
Buah matoa dapat dikonsumsi segar. Cita rasa buah ini sangat khas seperti rasa rambutan bercampur dengan lengkeng dan sedikit rasa durian. Karena rasa dan aroma yang dikandungnya membuat matoa memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat Papua. Harga jual rata-rata mencapai Rp. 20.000/kg bahkan sering lebih dan tidak pernah murah, buah ini banyak dipesan peminat di luar Papua sebagai oleh-oleh. Bila sedang musim buah matoa banyak dijual di pasar-pasar, pedagang kaki lima, maupun dijual di tepi jalan. Buah matoa mempunyai kulit buah relatif tebal dan keras sehingga dapat tahan lama jika disimpan yaitu bisa disimpan hingga 1 minggu tanpa perlakuan pengawetan dan jika disimpan dalam suhu 5-10oC buah matoa dapat dipertahankan hingga 20 hari. Tanaman matoa dapat diperbanyak dengan menggunakan biji, cangkok, stek maupun sambung. Pada perbanyakan dengan biji sebaiknya terlebih dahulu disemaikan dalam polybag dan jika sudah cukup kuat dapat dilakukan pemindahan ke lapangan/kebun. Jarak tanam yang umum adalah 8 sampai 12 meter (Atq). 

Semoga bermanfaat..

sumber: http://papuabarat.litbang.deptan.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=2:mengenal-buah-matoa-lebih-dekat&catid=4:info-aktual&Itemid=5

Cara Menanam Kangkung Cabut

Apabila anda dirumah mempunyai lahan pekarangan yang agak luas, bisa anda manfaatkan untuk berkebun ala kadarnya sekalian untuk mengisi kesibukan dirumah dan kebutuhan sayuran dirumah anda .

Pertama anda cangkuli tanahnya sedalam 30cm seluas lahan yang anda punya dipekarangan, setelah anda selesai mencangkuli lahan, sekarang buatlah guludan atau bedengan yang lebarnya kira-kira 1 x 4 m setinggi 40cm .
Tapi sebelum anda membuat guludan atau bedengan ada baiknya tanah yang sudah selesai dicangkul diberi pupuk kandang dan kapur pertanian, supaya tanah tidak masam unsur haranya dan membuat tanah menjadi lebih subur .

Setelah dibuat bedengan ada baiknya tanah dibiarkan atau didiamkan barang sehari atau tiga hari saja, untuk memberi waktu pada tanah untuk memperbaiki unsur-unsur yang ada didalamnya, setelah itu anda pun bisa memulai dengan menanamnya dengan jarak tanam kearah memanjang 10cm atau lebih rapat lagi 5cm .
Dan jarak tanam arah melebar 20cm, pada setiap lubang tanam dapat diisi dengan 5 biji kangkung itu sudah cukup rapat apabila biji kangkung itu tumbuh subur .

Pada usia 3 – 5 hari sejak biji kangkung itu ditanam kedalam tanah maka mulailah bermunculan tunas-tunas kecambah kangkung dan dari sini dapat anda hitung untuk waktu panennya kira-kira pohon kangkung itu sudah berumur 35 – 40 hari dan selama itu pula anda harus rajin menyiram kecambah kangkung itu dipagi hari dan sore hari.

Memupuknya anda cukup dengan pupuk cair saja yang dapat dicampur dengan air dan langsung disiramkan ketanah diarea lahan kangkung, pemupukan cukup dilakukan 1-2 kali saja sedangkan hama yang suka mengganggu petani kangkung adalah ulat daun, kepik dan hewan ternak .

Bila kangkung sudah mencapai umur 35-40 hari anda dapat memanennya dengan cara dicabut bersama dengan akar-akarnya, dan apabila anda mau menanam kembali mulai lagi dari awal...

Semoga bermanfaat..
sumber :http://bibit-unggul-online.blogspot.com/2012/07/cara-menanam-kangkung-cabut.html